Senin, 30 Juni 2014

Sholat Lupa Wudlu Sholat Lupa Mandi Besar


“Bagaimana kalau sholat lupa wudlu atau sholat lupa mandi Janabah (mandi untuk menghilangkan hadast besar) Mas Don?”
Tidak sah sholatnya, harus bersuci dan mengulangi sholatnya.

Siapa yang sholat tanpa wudu karena lupa-tanpa mandi janabah karena lupa, wajib baginya mengulang shalatnya, berdasarkan sabda Rasululloh SAW,
"Alloh tidak menerima shalat salah seorang di antara kalian apabila dia berhadats sebelum berwudu."
(HR. Bukhari, dari Abu Huroiroh)

Meskipun lupa, maka sholatnya tidak sah. Harus bersuci kemudian mengulangi sholatnya.
“Jika ingatnya sudah waktu sholat yang selanjutnya bagaimana Mas Don?”
Misal, sholat dhuhur dia belum wudlu tapi ia sholat dhuhur. Kemudian ketika masuk ashar, ia ingat kalau dhuhur belum wudlu, maka ia sesegera mungkin sholat dhuhur di waktu ashar. Lebih cepat lebih baik. Begitu juga jika ia lupa mandi janabah.

Misal ia mimpi basah malam hari. Kemudian ketika subuh, ia wudlu saja, lupa mandi janabah. Maka ia harus mandi, wudlu lagi, dan mengulangi sholatnya.

Begitu juga untuk wanita Haid. Setelah suci ia lupa mandi, kok tiba – tiba langsung wudlu langsung sholat, maka ia harus mandi dulu dan mengulangi wudlu dan sholatnya.

“Meskipun itu ingatnya ketika sore Mas Don?”
Ya, meskipun itu ingatnya sore. Prinsipnya, ia mengganti sholat yang dilaksanakan selama ia belum wudlu atau belum mandi janabah itu.

“Kalau lupa sholat bagaimana?”
Kalau lupa sholat, maka ia harus menyegerakan sholat setelah ia ingat. Wajib Qodho sholat.
Jika ia sengaja meninggalkan sholat, maka ia berdosa dan tetap wajib qodho sholat.

Sumber: Kitab Safinatunnajah.
Semoga Bermanfaat.
Salam Hangat, dari Mas Don.
Wassalamu’alaykum wr wb.

Kerja Tapi Harus Lepas Kerudung


"Calon saya itu kalau kerja, kerudungnya dilepas Mas Don."
Keinginannya sendiri apa disuruh perusahaannya?
"Disuruh perusahaannya Mas Don. Wajib lepas kerudung. 
Enggak boleh kalau kerja pakai kerudung."

Memangnya sampean sudah mantap mau nikah dengannya?
"Sudah Mas Don, dan kata calonku kelak setelah menikah,
dia ingin tetap bekerja di tempat itu."
Tetap melepas kerudungnya berarti?
"Iya Mas Don. Sebaiknya bagaimana?"
Jika setelah menikah, ia tetap ingin bekerja di situ, dia tetap melepas kerudungnya, maka tinggalkanlah ia. Batalkan percalonanmu itu.
Karena ia menggadaikan syariatnya hanya untuk urusan perut.

Beda jika setelah menikah, ia mau keluar dari tempat kerja itu, maka nikahilah. Jika ia tetap bersih keras kerja di situ setelah menikah,
Maka tinggalkanlah.

-Memangnya sampean sudah mantap mau nikah dengannya?-
Salam Hangat, dari Mas Don.

Pesta Pernikaha, Mempelai Tetap Wajib Sholat


Pernah saya jumpai, mempelai wanita tidak sholat hanya karena sudah Make up. Sudah memakai baju pengantin. Repot melepasnya atau apalah.
Sehingga mempelai wanita tidak sholat. 
“Jangan – jangan mempelai laki – laki juga seperti itu Mas Don.”

“Mau wudlu takut bedaknya luntur, takut dempulannya luntur, make up ulang Mas Don.”
Iya Mbak Ayu, Geleng – geleng saya. Ada juga yang meninggalkan sholat karena setelah pesta pernikahan, masih ada banyak tamu. Pesta pernikahan, atau acara apapun, tidak menghilangkan kewajiban sholat. Hanya gila, hilang akal, murtad, dan kematian yang menghilangkan kewajiban sholat.

Pun juga mempelai wanita itu tidak termasuk orang yang berpergian, karena umumnya mempelai laki – lakilah yang ke rumah mepelai wanita.
Jadi tidak bisa sholatnya jama’/qoshor/jama’ qoshor. Apalagi alasannya Cuma make-up, sudah terlanjur memakai gaun, tidak bisa jama’/qoshor/jama’ qoshor.
Yang dibolehkan itu jika mempelainya menempuh lebih dari 88,5 km, baru ia boleh jama’/qoshor/jama’ qoshor. Termasuk tamu undangan juga sama. Jika belum mencapai itu, ya tidak bisa jama’/qoshor/jama’ qoshor.

Apalagi kalu mempelai wanita berbohong Haid ketika Itu supaya tidak ditangan – tanya tentang sholat. Supaya pas pesta gak ditanya2 sudah sholat apa belum. Dalih Haid.

Penikahannya sudah dimulai dengan kebohongan,
lha kok meminta rumah tangga yang SAMARA.
“Apa itu samara Mas Don?”
Sakinah Mawadah Warohmah Mbak Ayu. Hehe.

"Kalau dulu meninggalkan sholat ketika pesta pernikahan ia dan pasangannya, berarti harus segera diQodho ya Mas Don?"
Lha iya Mbak Ayu, harus segera diQodho.

Orang – orang itu mengerjakan sunnah tapi dengan cara yang haram.
“Kok bisa begitu Mas Don?”
Lha itu pernikahan itu kan sunnah rosul, menjamu tamu juga sunnah, tapi dilakukan dengan cara meninggalkan sholat, tapi dilakukan dengan cara berbohong. Kan yo haram Mbak Ayu. Dosa itu.
Sampean besok kalau menikah jangan begitu ya Mbak Ayu.
“Eh? Iya Mas Don, insyaAlloh.”
Mbak Ayu pun tersipu malu.

Salam hangat, dari Mas Don.

Wudlu dengan Make Up Masih di Wajah


“Wudlu dengan Make Up yang masih di Wajah itu apa Sah?”
Eh, Mbak Ayu lagi. Hehe.
Tergantung material Make up nya Mbak Ayu, misalnya waterproof atau tidak luntur ketika kena air, maka air wudlu itu tidak bisa menyentuh kulit. Jadi tidak sah. Apapun itu yang menghalang air wudlu ke kulit, maka menyebabkan tidak sahnya wudlu.

“Kalau bukan waterproof bagaimana Mas Don?”
Kalau bukan waterproof, atau yang biasa, bedak tabur, atau bedak padat, yang luntur kena air tembus air wudlunya ke kulit dan sah wudlunya. Karena luntur kalau kena air. Dan, selama membasuhnya rata dan semua dilunturkan sehingga air kena kulit dan rata.

Kalau bedaknya tipe yang luntur kena air tapi membasuhnya gak rata ya tetap gak sah.
“Apakah laki – laki juga perlu tahu Mas Don?”
Sebaiknya tahu Mbak Ayu, lha wong kelak nanti laki – laki menjadi seorang suami.
Lha pas isterinya kondangan, pas acara nikahannya sendiri, lha suami juga harus tahu kalau isterinya lupa.
Semoga Bermanfaat.
Materi ini dari seseorang yang kuliah di Purwokerto-Jateng.
Semoga kebaikan dari ini mengalir kepadanya.
“Aamiin Mas Don.”

Salam Hangat, dari Mas Don.
Wassalamu’alaykum wr wb.

Onani Mastubarsi Ketika Puasa


“Apakah Onani/Mastubarsi ketika Puasa membatalkan Puasa Mas Don?”
Onani/mastubarsi MEMBATALKAN puasa Den Bagus. Baik bagi laki – laki maupun perempuan. Baik dilakukan dengan tangan atau dengan sesuatu barang. Baik dilakukan sendiri atau dilakukan dengan tangan orang lain. 

“Apakah ada denda/kafaroh dari perbuatan itu Mas Don?”
Tidak ada. Tapi dia wajib qodho karena puasanya batal.
Kalau onani/mastubarsi tidak segera diqodho hingga romadhan berikutnya, maka wajib qodho' dan kafarot.
Besar kafarotnya untuk yang belum diqodho sampai bertemu di bulan romadhon berikutnya, bisa dilihat di foto ‘Bab Qodho Puasa’.

“Kalau onani tapi tidak mengeluarkan mani bagaimana?”
Jika onani/mastubarsi tidak sampai keluar mani, maka tidak wajib qodho dan tidak ada denda/kafaroh untuknya.

“Apakah wanita juga mengeluarkan mani Mas Don?”
Ya, wanita juga.
“Lalu bagaimana hukum onani/mastubarsi sendiri Mas Don?”
Haram Den Bagus. Baik dilakukan di bulan romadhon, atau dilakukan di luar bulan Romadhon.

“Kalau meminta isterinya bagaimana?”
Jika meminta isterinya, hukum onani tidak haram.
Tapi tetap membatalkan puasa.

Pernah mendengar sabda Rasulullah SAW ‘Wahai para pemuda, apabila siapa diantara kalian yang telah memiliki ba'ah (kemampuan) maka menikahlah, kerena menikah itu menjaga pandangan dan kemaluan.
Bagi yang belum mampu maka puasalah, karena puasa itu sebagai pelindung’. Pernah mendengar hadist itu Den Bagus?
“Pernah Mas Don.”
Yasudah, banyakin puasa saja.

Sumber: Kitab Fatkul Qorib, Kitab Ianah Tolibin, dan Kitab Al-Umm juz 5 halaman 94 dalam bab Onani karya Imam Syafi’i.

Semoga Bermanfaat.
Salam Hangat, dari Mas Don.
Wassalamu’alaykum wr wb.

Mimpi Basah Ketika Puasa


“Apakah mimpi basah membatalkan Puasa Mas Don?”
Mimpi basah tidak membatalkan puasa. Baik di malam hari. Baik di siang hari. Baik wanita ataupun juga laki – laki. Karena bukan kehendak dan kemauannya.

Orang yang berpuasa, jika ia tidur dan kemudian bermimpi keluar mani, maka tidak batal puasanya, ia hanya wajib mandi untuk menghilangkan hadas besar.

“Kalau menunda mandi untuk menghilangkan hadas besar bagaimana Mas Don?”
Tidak apa – apa, tapi lebih baik disegerakan mandi.
Misalnya, ada orang mimpi mengeluarkan mani pada waktu setelah sholat subuh dan menunda mandi sampai masuk waktu sholat dhuhur, maka yang demikian tidak apa-apa, tapi lebih baik disegerakan mandinya.

Berbeda jika keluarnya mani itu sebab onani –yang sudah dibahas kemarin.

“Jika sebelum mimpi basah itu ia membayangkan yang hot, bagaimana Mas Don?”
Jika seperti itu sebelum tidur ketika puasa ia membayangkan yang hot lalu ia mimpi basah, maka pahala puasanya berkurang karena membayangkan yang hot tadi. Sedangkan puasanya tetap sah
.
“Wanita juga mengalami mimpi basah Mas Don?”
Ya, wanita juga mengalaminya.
Sumber: Kitab Fatkhul Qorib dan Kitab Ianah Tholibin.

Semoga Bermanfaat.
Salam Hangat, dari Mas Don.

Masbuk Sholat Traweh


“Kalau masbuk sholat traweh, apa boleh langsung mengikuti sholat trawehnya Mas Don?”
Tidak boleh. Ia harus sholat isya dulu. Jika ia datang ketika traweh, kemudian ia masuk shof untuk sholat traweh, maka sholat trawehnya tidak sah karena ia belum mengerjakan sholat isya.

“Jadi sia – sia ya Mas Don?”
Ya. Karena sholat traweh itu dikerjakan setelah sholat isya.
Maka, sholat isya lah terlebih dahulu terpisah dari shof.
Setelah usai barulah bergabung untuk sholat traweh.

Kalau sebelumnya sudah sholat isya di rumah/tempat lain, lalu masbuk sholat traweh di masjid./mushola, maka yang seperti itu boleh langsung sholat traweh.

“Kalau masbuknya ketika witir apakah sama Mas Don?”
Ya Den Bagus. Sama, tetap harus sholat isya dulu. Jika ia datang, kemudian witir tanpa sholat isya sebelumnya, maka witirnya tidak sah.

Salam Hangat, dari Mas Don.
Wassalamu’alaykum wr wb.

Sholat Witir kan Sholat Penutup Malam, Apakah setelah Witir boleh Sholat Lagi?


“Sholat Witir kan Sholat Penutup Malam, Apakah setelah Witir boleh Sholat Lagi?”
Boleh Den Bagus. Biasanya sholat witir dihubungkan dengan sholat Tahajud. Jika witirnya dilakukan sebelum tidur, misal setelah sholat traweh pada umumnya, kemudian ia tidur, lalu bangun lagi, maka ia akan lebih baik sholat tahajud. Tapi tidak boleh witir.

“Kenapa tidak boleh witir lagi Mas Don?”
Karena witir harus dikerjakan satu waktu.
Kalau witir setelah traweh ya witir setelah traweh.
Kalau witir setelah tahajud, ya setelah tahajud.

Sayyidina Abu bakar & Sayyidina Utsman sholat witr sebelum tidur kemudian bangun untuk tahajjud.
Lalu kemudian Sayyidina Umar & Sayyidina Ali tidur, kemudian bangun kemudian sholat tahajjud dan witir.

Dalil awalnya “Jadikanlah akhir shalat malam kalian berupa shalat witir” (HR. Bukhari Muslim).
“Mas Don, kalau setelah bangun, lalu ia sholat witir baru sholat tahajud bagaimana?”
Boleh. Tapi lebih baik sholat tahajud dulu baru sholat witir.

Witir diakhir malam lebih utama bagi orang meyakini mampu bangun diakhir malam, dan melakukan witir sebelum tidur lebih utama bagi yang tidak yakin mampu bangun diakhir malam.
Syarah Nawawi ala Muslim.
Sholat witir sebagai penutup dari rangkaian sholat malam merupakan bentuk keutamaan, bukan persyaratan.

“Mas Don, kalau kita sholat traweh di masjid 8 roka’at, padahal kita meyakini shoalt traweh 20 roka’at, ikut witir mereka tidak apa ya berarti mas Don?”
Tidak apa – apa. Sholat traweh sesuai apa yang dilakukan imam. Kalau witir ya witir. Jadi 8 traweh+3 sekalian witir.

Kita ini Den Bagus, yang meyakini sholat traweh 20 Roka’at, jika sholat di masjid 11 roka’at, dan kita ingin menambahi jumlah rakaat jadi 20 roka’at, sebaiknya dilakukan di rumah. Tapi sampean jangan mengerjakan witir lagi, karena sampean sudah ikut witirnya ketika 11 roka’at tadi.
“Iya Mas Don, ya misalnya kita sedang di jalan ya Mas Don, mendapati masjid yang 11 roka’at.”

Iya Den Bagus. Ini tadi witir dihubungkan dengan tahajud, jika mau mengerjakan sholat lain setelah witir, misal sholat istikhoroh, sholat sunnah yang lain, maka yang seperti itu boleh.
Salam Hangat, dari Mas Don.
Wassalamu’alaykum wr wb.

Jika Sholat Traweh Cepat


“Sholat Traweh Cepat, Bacaan Al-Fatihah Makmum Bagaimana?”

Tetap wajib di baca Den Bagus Al-Fatihah itu. Baik ketika sholat fardhu berjama’ah maupun sholat sunnah berjama’ah. Setiap makmum membaca Fatihah setelah imam selesai membaca Fatihah. Jadi setelah ‘Aamiin’ itu makmum baru baca Fatihah.

Jika makmum selesai membaca fatihah dan imam masih membaca surat, maka makmum mendengarkan bacaan surat pendek imam.
Makmum membaca surat pendek hanya ketika sholat dhuhur berjama’ah, ashar berjama’ah , sholat fardhu sendiri, dan sholat sunnah sendiri.

Namun, jika bacaan imam sangat cepat surat pendeknya, makmum belum selesai Fatihah dan imam sudah ruku’, maka makmum mengikuti ruku’ imam. Yang penting makmum sudah membaca Al – Fatihah meskipun itu sebagian dari Fatihah karena cepatnya imam yang membuat makmum tidak bisa menyempurnakan Fatihah, tapi yang lebih baik adalah menyempurnakan Fatihah.

Kalau sholat fardhu atau sholat traweh dengan kelajuan normal, sempurnakan Al-Fatihahmu Den Bagus. Termasuk, jika sholat traweh cepatpun, dan sampean masih bisa menyempurnakan Al-Fatihah, tentu itu lebih baik.

“Iya Mas Don. Apakah boleh ruku’ di akhir – akhir Mas Don untuk menyempurnakan Fatihah?”
Boleh.

“Apakah boleh Mas Don kita membaca Fatihah ketika imam membaca Fatihah juga?”
Yang seperti itu adalah boleh, tapi makruh. Sholatmu sah, tapi makruh.
Makmum boleh membaca Fatihah bersamaan dengan imam membaca Fatihah, tapi makruh.

“Kalau tidak membaca Al-Fatihah bagaimana?”
Tidak sah, karena Sabda Rasululloh saw : Tiada shalat bagi yg tidak membaca surat Al- Fatihah, demikian riwayat shahih Bukhari.
Tidak sah sholat jika tidak membaca fatihah.
Meskipun menjadi makmum, tetap wajib membaca Al-Fatihah.

Sumber: Kitab Fatkhul Mui'n.
Madzhab Syafi'i.
Salam Hangat, dari Mas Don.
Wassalamu’alaykum wr wb.

"Mas don, misal kalo jd makmum masbuk, trus bacaan si imam uda mau ruku', sebaiknya kita ikut tapi kemungkinan ga nutut baca fatihah atau kita ikut aja tp rakaatnya ga diitung atau nunggu rakaat berikutnya?"
Sebaiknya ikut gerakan imam itu.
Jika imam sudah mau ruku', langsung takbirotul ikhrom saja. Fatihah sedapatnya, terus ikuti ruku' imam dan tuma'ninah. Itu sudah dapat 1 roka'at. Meskipun Fatihahnya gak lengkap.
Kalau kita ikut gerakan imam saat itu, otomatis keitung 1 roka'at selama mendapat ruku' dan tuma'ninah.