Kamis, 10 September 2015

Sampaikan Kepad Orang Tuamu

Mas Don: "Sampaikan kepada orangtuamu. Bahwa aku ingin menjadi imammu."
Mbak Ayu: "Aku sudah sholat Maghrib Mas."
Mas Don: "Walah , bukan itu maksudku Mbak Ayu. Yowes gak apa - apa kalau belum dong. Sholat bakdiyah maghrib saja Mbak Ayu, biar kuimami."

"Memangnya boleh Mas Don sholat rowatib berjamaah?"...
Boleh Mbak Ayu sholat rowatib berjamaah.
"Lalu bagaimana bacaan imam?"
Bacaan imam tidak keras Mbak Ayu, meski itu sholat rowatib pada magrib isya atau subuh. Kalau sholat sunnah traweh, bacaan imam keras.

"Haram sholat berdua dengan yang bukan mahrom Mas Don."
O iya Mbak Ayu, meskipun sholatnya sah, tapi haram ya. Lupa aku.

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
...aku sudah sholat maghrib Mas...*jiah.

Perbedaan Tasyahud Awal dan Tasyahud Akhir

"Bukannya sudah pada tahu Mas Don?"
Iya, tapi ini bahas jika imam lupa tasyahud awal atau akhir. Ada bedanya.

"Bedanya di mana Mas Don?"
Jika imam lupa tasyahud awal, imam sudah berdiri meski makmum berkata "Subhanalloh" , maka imam tidak boleh duduk lagi. Yang benar adalah imam tetap melanjutkan berdirinya meneruskan roka'at 3. Kemudian sujud syahwi sebelum salam karena lupa tasyahud awal. Imam yang tetap berdiri, maka makmum mengikutinya. sholat jamaah sah.
Jika imam sudah berdiri, lalu duduk lagi, maka sholat imam batal.

"Kenapa batal Mas Don?"
Karena imam sudah mengerjakan rukun sholat (berdiri roka'at 3) lha kok tiba2 duduk untuk tasyahud awal yang sunnah. Itu namanya mbela - mbelani mengerjakan sunnah dengan membatalkan wajib (berdiri), maka batal sholat imam.

"Apa yang dilakukan makmum jika imam duduk lagi?"
Maka niat mufarokoh, yaitu niat keluar dari shot jamaah dalam hati kemudian melanjutkan sholat secara munfarid.
Kalau imamnya tetap diikuti, maka tidak sah sholat makmum, karena mengikuti imam yang batal sholatnya.
"Lalu bagaimana jika lupa tasyahud akhir?"

Jika imam lupa tasyahud akhir, imam berdiri, makmum sudah berkata "Subhanalloh", maka imam harus duduk kembali untuk tasyahud akhir. Yang seperti itu tidak membatalkan sholat. Seharusnya memang seperti itu, duduk lagi, karena tasyahud akhir itu rukun.
"Jika imam tetap berdiri ketika itu bagaimana Mas Don?"

Maka ada dua cara bagi makmum:
Cara 1: Menunggu imam yang berdiri sampai ia duduk tasyahud akhir. Yang namanya menunggu, maka makmum ya duduk takhiyat akhir sambil membaca bacaan takhiyat akhir. Ketika imam salam, maka makmum ikut salam. Sholat masih sah dan mendapat keutamaan jamaah.
Cara 2: makmum mufaroqoh, melanjutkan bacaan tasyahud akhir lalu salam. Dikerjakan munfarid.
Itu tadi perbedaanya Den Bagus, jangan sampai kebalik.

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.


Pada Sebuah Jumat

Jumat kemarin, aku berangkat Jumatan seperti biasa. Wih, sudah banyak jama'ah ternyata. Apa mau dikata, kudapat shof terakhir di ruang utama masjid. Yowis lah, njaluk piye meneh. Mau maju ke depan, sepertinya sulit.

Setelah adzan, jamaah berdiri semua merapat ke depan, sholat qobliyah jum'at. Akupun merangsek maju. Selangkah demi selangkah, satu shof demi satu shof. Maju lagi seperti tak seorangpun menghalangiku. Gak ngerasa, aku sampai di shof terdepan. Wih, bisa juga ya. Se...pertinya dimudahkan. Lalu aku sholat qobliyah jum'at. Dalam sholat, aku mbatin, 'Alhamdulillah, shof pertama sholat Jum'at. Mendapat keutamaan shof pertama.'

Mungkin, begitu juga ya dalam jodoh. Jika benar jodoh, mungkin ini lho ya, mungkin dimudahkan jalannya.
"Kok tau Mas Don?"
Cuma tebakanku saja Den Bagus. Mungkin akan dimudahkan untuk menujunya. Jika sepertinya terjal, ya sudah, mungkin belum jodoh. Jika banyak alasan, ya sudah, mungkin belum jodoh.
Kamu pernah tau orang yang dimudahkan ibadah Den Bagus?
"Pernah Mas Don."

Itu orang kok gampang banget sholat di awal - awal waktu. Sementara kita saja ketika adzan, hanya bisa ngarep seperti itu sedangkan masih meneruskan pekerjaan, masih di jalan. Itu orang kok mudah banget baca Al-Qur'an, sementara kita saja sepertinya gak ada waktu. Seperti itulah. Maka, beruntunglah orang - orang yang dimudahkan.
Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.

100 Hari di Bulukumba ‪#‎Bagian1‬

Ketika pertama kali tahu dapat penempatan Bulukumba, kaget ya. Itu udah jamak. Belum pernah denger bulukumba ya? Haha. Itu tuh, itu... Salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan. Makassar masih ke tenggara. Jauuhh... Yang pertama terlintas di pikiranku pertamakali, bagaimana caraku kembali ke Jawa?

Di sini beda dengan Jawa ya, waktu magribnya juga beda. Lebih cepet. Yaiyalah. Hehe. Kalau umumnya setelah adzan ada pujian, di Bulukumba, tepatnya ...di dekat tempat tinggal sementara, setelah adzan langsung qomat. Lhah. Gak ada jeda atau pujian gitu ya, ini langsung qomat.

Saat itu masih adzan, berangkat santai ke masjid. Adzan selesai aku masih santai. Lalu langsung qomat, "Allohuakbar Allohuakbar...." Et dah, ane kaget. Mas senior kantor bilang kalau di masjid itu setelah adzan langsung qomat, hanya magrib saja yang begitu. Kalau lainnya, normal ada jeda untuk sholat qobliyah. Setiap magrib selama seminggu ini Den Bagus, ane selalu telat datang ke masjid. Masih kebawa kebiasaan di Jawa.

"Memangnya sholat sunnah qobliyah magrib bagaimana Mas Don?"
Sunnah Den Bagus. 2 Roka'at.
"Lha itu kok langsung qomat?"
Ya kita hormati saja tradisi setempat. Lain ladang lain ikannya, lain daerah lain tipikal wanitanya. Lain wanita, lain pula isi hatinya. ‪#‎jiah‬.

"Bagaimana dengan qunut subuh di situ Mas Don? Apa di masjid dekat tempat tinggal e sampean pakai qunut?"
Kadang diimami pemakai qunut, kadang diimami imam bukan pemakai qunut. Gantian Den Bagus. Kita hargai tradisi setempat. Tradisinya memang gantian begitu.

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-semua akan (p)indah pada waktunya-

Tata Krama Hati, 100 Hari di Bulukumba ‪#‎bagian2‬

Et dah, yang puasa syawal banyak juga di kantor baru ini, di Bulukumba. Ada yang sudah selesai 6 hari puasa syawal. Ada yang kurang 1. Malah denger - denger akan ada makan2 di hari Sabtu karena rata - rata pegawai sudah selesai puasa sunnah syawal. Et dah, kupikir hanya aku dan segelintir orang saja yang puasa syawal. Kupikir, hanya aku dan sedikit orang saja yang tau keutamaan puasa sunnah syawal. Ternyata banyak juga.

"Berhentilah berfikir bahwa dirimu yang terbaik Mas Don."
Iya Bang Jek.
"Begitu juga urusan jodoh. Ada orang jodohnya ini, ada orang jodohnya itu, jangan berpikir kau lebih baik dari laki-laki tersebut, yang ente berfikir harusnya ente yang mendapatkannya karena ente lebih baik dari laki - lakinya. Semuanya itu ada pasangannya. Berhentilah berfikir bahwa dirimulah yang terbaik Mas Don.
"Iya Bang Jek, kulo sendiko dawuh."

 
Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-berhentilah berfikir bahwa dirimulah yang terbaik-

Hukum Wanita Melamar Duluan

"Dalam Islam, bagaimana jika wanita mengajak laki-laki menikah duluan Mas Don?"
Tidak apa - apa, diperbolehkan Mbak Ayu. Baik disampaikan secara langsung, tak langsung, tersurat, maupun dengan kode.

Diantara itu lebih baik adalah dengan menyuruh wali/saudara /kerabat pihak perempuan untuk menyampaikan niat tersebut ke keluarga laki - laki. Yang banyak terjadi di masyarakat, si laki - laki diundang ke rumah perempuan, lalu Bapak anak perempuan tadi bertanya, "Le, kapan kowe n...gelamar anakku?" (Nak, kapan kamu melamar anakku?) Kalau sudah kelamaan, memang harus ditanya seperti itu. Menjalin hubungan apa kredit rumah? Lama amat. 

Kamu baca lagi kisah sebelum pernikahan Rasulullah dengan Siti Khodijah Mbak Ayu.
"O iya Mas Don, yang ketika itu Rasulullah diamanahi untuk mengurus dagangan Siti Khodijah. Karena sifat amanah dan kejujuran Rasulullah ketika berdagang."
Iya, kamu baca lagi Mbak Ayu.

Memangnya kamu mau mengajak nikah siapa Mbak?
"O, tadi pertanyaan titipan temen Mas Don."
Oalah, kukira. Sudah punya calon apa belum sampean?
"Belum Mas Don. Masih konsentrasi kuliah di Psikologi dulu, belum mikirin calon."
Oalah, jurusan psikologi ya. Hehe.
"Kenapa Mas Don kok senyum - senyum? Merasa punya peluang ya?"
Jiah, ya gak gitu Mbak Ayu. Hehe.

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-ketika sedang tersenyum-

Kenapa Setiap Melihat Wanita, Selalu Kelihatan Cantik?

Aku dan Bang Jek, bagian ke-2
"Kenapa ketika ketemu wanita, kebanyakan terlihat Cantik ya Bang Jek?"
Kalo ada wanita terlihat cantik itu memang karena dia cantik Mas Don. Makanya menikahlah Mas Don.
"Doakan saja Bang Jek."

Kalau sudah punya istri, istrilah yang paling cantik. Akhlaknya, kebiasaanya, sabar nrimonya, itu kan cantik juga namanya Mas Don. Masing - masing punya kelebihan sendiri - sendiri.
Sampean juga jangan melihat kecantikan parasnya saja Mas Don. Pernah ini Bang Jek punya pengalaman, kenal sama seorang perawan, tapi setelah nikah gak mau langsung punya anak. Lhah, lha gimana itu ya? Akhirnya Bang Jek mundur.
Makanya kita diperintahkan menundukkan mata. Menikah adalah salah satu solusi untuk bisa menundukkan mata Mas Don.
"Iya Bang Jek."

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-hari libur, jangan lupa bahagia-

Tips Sebelum Menerima Lamaran Laki - laki

Sebelum menerima lamaran laki-laki, lihat dulu sholatnya Mbak Ayu.
"Eh, Mas Don. Tumben - tumbenan, ada apa?"

Cuma mau ngingetin saja Mbak Ayu. Selama perjalanan hidupku ini, aku telah melihat dan mendengar banyak laki - laki yang gak sholat. Ada juga yang sholat, tapi gak full. Ada yang lepas, terutama sholat subuh. Bangun ketika matahari sudah menyingsing. Bangun ketika sudah waktu dhuha. Kalau bangun kesiangan, lalu ia cepat - cepat sholat subuh mah masih mending, lha ini ...blas sama sekali. Memang sholat isyak dan subuh adalah yang paling sulit, dimana kedua itu biasa tak terlihat oleh orang lain pelaksanaannya.
Gak pas kuliah, gak pas diklat, gak pas KKN, gak pas perjalanan di KRL ibukota, gak pas perjalanan lainnya, gak pas liburan.

Ya liat - liat dulu sebelum menerima lamaran laki - laki Mbak Ayu, lihat sholatnya. Bisa kamu tanyakan ke temen deketnya, keluarganya, atau tetangganya. Karena sholatlah yang paling utama. Kamu juga gak mau diimami orang yang bolong - bolong sholatnya kan?
"Iya Mas Don, gak mau."

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-tegakkanlah sholat, dan tunaikan zakat-

Air Liur dan Ingus Mengenai Pakaian untuk Sholat

“Jika air liur atau ingus mengenai pakaian sholat, sahkah sholat kita Mas Don?”
Sah Den Bagus, karena air liur dan ingus itu bukan najis.
“Kalau air liur dari muntahan bagaimana Mas Don?”
Jika air liur dari muntahan atau dalam perut, maka najis. Sedangkan jika air liur dari dalam mulut, maka bukan najis. Ciri air liur dari perut/muntahan adalah warnanya kekuning2an dan berbau.

“Bagaimana dengan kotoran telinga?”
Suci Den Bagus, setiap sesuatu yang keluar dari selain dua jalan (qubul dan dubur) selain muntah yang
keluar dari perut adalah suci seperti kotoran telinga,ingus,ludah, dan mani.

Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.
-semoga bermanfaat-

Hukum Surat Tugas DJP (Direktorat Jenderal Pajak)

"Jika mendapat Surat Tugas selama 3 hari ke luar kota, dengan uang dinas sehari 100.000. Pekerjaan sudah bisa kuselesaikan selama 2 hari saja. Bolehkah kuterima 300ribu (full 3 hari padahal hanya 2 hari di luar kota) Bang Jek?"

Uang yang 100.000 bukan hakmu Mas Don, tidak boleh diterima. Apalagi kalau uang itu sampai masuk ke dalam tubuhmu, anakmu, isterimu dalam bentuk makanan. Wah, gak boleh itu.
"Aku belum punya istri Bang Jek."

Ya nanti lah maksudnya Mas Don. Terimalah apa yang menjadi hakmu, sesuai apa yang kau perbuat. Ente terima yang 200.000, 2 hari itu saja. Jika ditransfer dari Bendahara 300.000, maka sampaikan dan kembalikan apa yang terjadi.


"Bagaimana dengan uang hotelnya?"
Sama, jika jatah menginapnya diberikan 2 malam, padahal semalam saja nginepmu dan ente langsung balik karena sudah selesai, maka yang semalam ente minta ganti kepada bendahara.
Hati - hati Mas Don kalau tentang beginian. Keluarga kita jadi gak berkah kalau yang begituan masuk ke rumah. Coba lihat, berapa rumah tangga yang gak berkah gara - gara uang gak jelas. Berapa anak - anak yang gak berhasil gara - gara orangtuanya membawa nafkah gak jelas. Hati - hati ketika bekerja Mas Don.
"Iya Bang Jek, ini ujian pertama."

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-hidup memang penuh ujian, jalani saja, moga selamat sampai tujuan-

Jika Makmum Masbuk Sholat Id

Misal makmum masbuk ketika imam sudah selesai takbir 7 kali di roka’at pertama, maka makmum masbuk tersebut takbirotul ikhrom dan langsung mengikuti kelanjutan sholat, yaitu berdiri dengan mendengarkan bacaan imam. Ia tidak takbir 7 kali sendiri, melainkan takbirotul ikhrom saja dan langsung mengikuti gerakan imam. Ia tidak membaca takbir yang ketinggalannya.

Begitu juga jika ia masuk di roka’at pertama ketika takbir ke-3. Maka ia takbirotul ikhro...m, dan ikut takbir ke-3. Ia hanya 5x takbir di roka’at pertama (takbir ke-3,4,5,6,7). Dan begitu juga jika ia masuk ketika takbir yang lain, langsung mengikuti takbir saat itu keberapa. Ikutilah imam apa adanya. Bukan ia takbir yang ketinggalan juga dilakukan, tidak seperti itu.

“Bagaimana jika ia masbuk ketika roka’at kedua?”
Jika ia masbuk roka’at kedua. Maka ia mengikuti imam saat itu takbir ke berapa. Setelah imam salam, ia bangkit lagi untuk menggenapi roka’at yang kurang. Jikamendapat roka’at kedua imam yang takbir 5x, maka makmum harus mengikuti 5x juga, tidak boleh dengan 7x. Jika ia masuk di roka’at kedua pada takbir ke-4, ya ikuti apa adanya Imam.

“Setelah bangkit lagi, makmum masbuk takbir berapa kali? 7 atau 5 Mas Don?”
Ia takbir 5 kali ketika menggenapi, sesungguhnya ketika menggenapi itu ialah roka’at kedua baginya (makmum masbuk).
Jangan lupa Den Bagus, takbir 7 kali di roka’at pertama itu selain takbirotul ikhrom ya.Takbirotul ikhrom tidak ikut dihitung, ia berdiri sendiri.
“Iya Mas Don.”

Dan jangan lupa lagi niatnya. Niat sholatnya bukan usholli fardhol, tapi usholli sunnatal. Nanti kamu salah lagi.
“InsyaAlloh enggak Mas Don, karena sholat id adalah sholat sunnah. Tapi ngomong – ngomong, kenapa sampean bahas sekarang Mas Don?”
Ya selagi ingat Den Bagus. Kalau sholat id jangan bawa koran, bawa sajadah. Repot kalau bawa koran. Pas lagi rukuk, ntar yang ada malah baca di dalam hati berita kekinian. Repot urusannya. Misalnya ada judul berita “Naas, Pegawai pajak masih makan mie instant”. Kan repot urusannya, bisa keganggu sholat kita. Bawa sajadah atau tikar. Dan lebih baik tidak masbuk.
“Siap Mas Don.”
Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.
-Menjelang magrib-

Aurat Wanita Ketika Sholat

“Aurat wanita ketika sholat kan seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Maksudnya wajah dan telapak tangan di situ apakah harus terbuka atau boleh ditutup?”
Wajah dan telapak tangan itu harus dibuka saat sholat Mbak Ayu, tidak boleh tertutup. Jika keningnya ditutupi memakai kain, yang biasa kita jumpai pada wanita sholat, maka yang seperti itu tidak boleh, tidak sah sholatnya karena kening tidak menyentuh tempat sujud karena tertutupi seperti itu. Begitu juga jika menutupi mulutnya atau hidungnya, misalnya memakai cadar, maka harus dilepas cadarnya ketika sholat. Wajahnya harus terbuka.

“Lalu yang telapak tangan bagaimana?”
Mulainya adalah setelah pergelangan tangan, jadi pergelangan tangan itu masih aurat, harus ditutup. Jika bagian atas telapak tangan, bagian yang gelap itu tidak tertutup, maka tidak apa – apa, sholatnya sah. Akan lebih afdol lagi jika yang bagian atas telapak tangan (bagian gelap) itu tertutup hingga menyisakan telapak tangan yang bawah, yang bagian putihnya itu.

Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.
-mari kita mulai hari dengan yang bermanfaat-

Perbedaan Air Mani, Madzi, dan Air Seni

Mani warnanya putih. Ada juga yang putih bercampur bening. Putihnya menggumpal, sedangkan beningnya di sisi luar. Keluarnya tersendat - sendat disertai syahwat. Jika basah baunya seperti adonan kue, tapi jika kering seperti putih telur. Air mani adalah suci. Jika keluar air mani, maka wajib mandi.

“Apakah mimpi basah itu mengeluarkan air mani Mas Don?”...
Ya, itu mengelaurkan air mani, maka wajib mandi Den Bagus.

Sedangkan madzi adalah cairan bening, licin, tidak kental, dan tidak berbau. Keluarnya di awal syahwat, di permulaan. Keluarnya tidak tersendat – sendat, tidak muncrat, tidak pula mancur seperti air mancur.
Misalnya melihat / membayangkan sesuatu yang menggairahkan syahwat, lalu keluar cairan, itu madzi. Najis dan membatalkan wudlu, tapi tidak wajib mandi. Ia harus ganti celana. Menyucikan kemaluan/badan/ pakaian yang terkena madzi.

“Lalu harus bagaimana Mas Don?”
Maka tundukkan kepalamu wahai laki – laki, dan angkatlah ketika menemui bapaknya. Meskipun yang seperti itu sungguh sulit, kuakui.
“Apakah wanita mengeluarkan madzi?”
Ya Mbak Ayu, wanita mengeluarkan madzi, namanya qudza. Madzi / qudza adalah najis, haram ditelan. Oleh siapapun, termasuk pasangan. Sedangkan air mani suci.

“Apakah air mani dan madzi bisa keluar bersama – sama?”
Ya, bias keluar bebarengan. Untuk membedakannya mana mani mana madzi, kembalikan saja kepada cirri – cirinya. Umumnya, madzi dulu yang keluar di permulaan, baru air mani. Meskipun begitu ada juga yang keluarnya bersamaan.

Sedangkan air seni adalah najis, cairan bening, kadang juga berwarna kekuning – kuningan. Baunya pesing. Jika kondisi normal, keluarnya bisa sesuai keinginan. Keluarnya mancur seperti air mancur atau menetes sedikit demi sedikit. Jika setelah selesai kencing, ada yang masih keluar/menetes lagi, itu air seni yang belum dikeluarkan. Maka ia wajib menyucikan kemaluan dan wajib wudlu.

"mas don, kalau keluar air madzi, itu cuman disiram air celananya, tapi nggk ganti celana, tapi ia yakin sudah bersih/suci. apakah sholatnya sah jika yakin?"
celananya disiram saja dengan air suci sampai yakin sudah bersih/suci. Sah untuk sholat meskipun basah.

Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.
-meskipun yang seperti itu sungguh sulit, kuakui-

Senin, 27 April 2015

Cara Menggaruk yang Gatal Ketika Sholat


“Bagamana Cara Menggaruk yang Tidak Membatalkan Sholat Mas Don?”

Gerakan tanganmu sesuai kebutuhan yang akan digaruk, misalnya yang gatal adalah kakimu. Maka gerakan seperti No.1, itu sudah 1 gerakan. Kemudian tempelkan seluruh tanganmu ke dekat yang akan digaruk, seperti No.2. 

Lalu gerakkan satu jarimu untuk menggaruknya. Misalnya pakai jari telunjuk, sedangkan jari yang lain tetap menempel dan tidak ikut bergerak. Gerakan jari telunjuk ini dihitung 1 gerakan meskipun dilakukan secara berulang – ulang. Jadi kau melakukan 2 gerakan berturut – turut Den Bagus, pertama lenganmu, lalu gerakan jarimu. Tidak membatalkan sholat. Yang membatalkan sholat adalah jika 3 gerakan berturut – turut atau lebih.

“Kenapa jari yang lain tetap menempel di kaki (paha) Mas Don?”
Supaya lenganmu tidak ikut bergerak. Dengan menempelkan, itu membuat lenganmu tetap pada posisi diam. Jika tidak ditempelkan, maka dengan garukanmu itu menyebabkan lenganmu ikut bergerak sesuai arah garukanmu berulang – ulang. Itu sudah 3 gerakan berturut – turut atau lebih. Misalnya seperti no. 4. Semuanya ikut bergerak.

“Bolehkah yang lain digenggamkan dan hanya telunjuk saja yang bergerak?”
Boleh, misalnya seperti no. 5. Semuanya digenggam dan ditempelkan. Hanya telunjuk saja yang bergerak. Maka yang seperti itu boleh, meskipun telunjukmu bergerak berulang kali, tidak membatalkan sholat.
Kalau yang lain menggenggam, tapi tidak menempel, telunjukmu menggaruk – garuk, di situ lenganmu ikut bergerak, sudah 3 gerakan berturut-turut/lebih.
Intinya, harus ditempelkan terlebih dahulu Den Bagus. Baru satu jari saja yang bergerak, berulang – ulangpun tak mengapa selama masih 1 jari.

“Kalau dua jari yang bergerak bagaimana?”
Sudah 3 gerakan berturut – turut. Contoh ini jika gatalnya di kaki. Jika selain itu, ya menyesuaikan, tapi tetap menggunakan pedoman seperti tadi.

Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.

-masih seperti biasanya-

Kamis, 16 April 2015

Apa, Arti, Makna, dan Tujuan Hidup

"Hidup itu Apa Bang Jek?"
Hidup itu adalah bertahan dari kematian Den Bagus.
Kematian jasad dan kematian hati.
"Maksudnya bagaimana Bang Jek?"
Bertahan dari kematian jasad, ya kita kerja, supaya punya penghasilan buat makan, menyambung hidup. Kalau sakit, ya berobat. Usaha untuk sembuh.
Bertahan dari kematian hati. Hidupkan hati dengan bersyukur, Sabar narimo najan pas - pasan (Sabar menerima meskipun cukup, Ikhlas, Datengin pengajian, ikuti majlis ilmu, dan ingat mati Den Bagus. Jika sudah ingat mati, maka kau akan ingat bekal apa saja yang harus kau siapkan.
"Susah Bang Jek yang ikhlas dan yang terakhir itu."
Jangankan buat sampean dan Mas Don, buat Bang Jek sendiri saja juga susah, tapi mau apalagi.
Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-buat yang bertanya apa, arti, makna, dan tujuan hidup-

Ganjaran Pergi Ke Masjid Pakai Sepeda

"Jika pergi ke masjid untuk sholat jamaah jalan kaki, wudlu di rumah, akan mendapat ganjaran 1 langkahnya menghapus dosa, dan 1 langkah yang lain mengangkat derajat, dst. Lalu bagaimana dengan yang naik sepeda Mas Don? Apakah mendapat ganjaran menghapus dosa dan mengangkat derajat seperti yang jalan kaki?"
Aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu Den Bagus. Tapi yang jelas, ganjaran atau pahala itu sesuai dengan usahanya. Yang pakai sepeda,sesuai dengan usaha kayuhannya. Yang pakai motor/mobil, sesuai dengan usahanya beli bensin. Itu yang mencatat malaikat, dan sebaiknya jangan dibandingkan ganjaran si A jalan kaki dengan si B naik sepeda.
Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.

Senin, 23 Februari 2015

Bacaan Al-Fatihah Bagi Makmum Masbuk

"Makmum Masbuk. Imam sudah Rukuk, tapi makmum masbuk belum selesai membaca AlFatihah. Bagaimana Mas Don?"

Makmum Masbuk mengikuti rukuk imam meskipun AlFatihahnya makmum masbuk belum selesai. Tapi, makmum harus menyelesaikan ayatnya Den Bagus, bukan ikut rukuk tapi dengan memotong ayat, selesaikan ayatnya lebih dahulu, baru ikut rukuk. Sholat makmum masbuk sah dan mendapat keutamaan sholat berjamaah.  Meskipun cuma dapat basmallah saja (basmallah termasuk ayat AlFatihah), lalu ikut rukuk, sah sholatnya makmum masbuk.

"Jika makmum masbuk terlanjur membaca Doa Iftitah bagaimana?"
Jika makmum masbuk membaca doa iftitah, maka makmum masbuk harus menyelesaikan AlFatihahnya karena dia membaca sunnah dulu, yaitu doa iftitah, maka yang wajib (AlFatihah) harus dibaca sampai selesai.
Sumber: Kitab Safinatunnajah, madzab Syafi'i.

"Tidak sah sholat seseorang yang tidak membaca Al Fatihah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan Nasai)

"Kalau yang bukan makmum masbuk, bagaimana Mas Don?"
Kita bahas lain kali Den Bagus.

"Tadi kan harus menyelesaikan ayat dulu baru ikut rukuk bagi makmum masbuk, berarti kalau nada telefonnya ayat Al-Qur'an, mengangkat telefonnya harus menunggu sampai akhir ayat selesai, baru diangkat ya Mas Don?"
Iya Den Bagus. Termasuk mematikan mp3 ayat AlQur'an.

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.