Senin, 27 April 2015

Cara Menggaruk yang Gatal Ketika Sholat


“Bagamana Cara Menggaruk yang Tidak Membatalkan Sholat Mas Don?”

Gerakan tanganmu sesuai kebutuhan yang akan digaruk, misalnya yang gatal adalah kakimu. Maka gerakan seperti No.1, itu sudah 1 gerakan. Kemudian tempelkan seluruh tanganmu ke dekat yang akan digaruk, seperti No.2. 

Lalu gerakkan satu jarimu untuk menggaruknya. Misalnya pakai jari telunjuk, sedangkan jari yang lain tetap menempel dan tidak ikut bergerak. Gerakan jari telunjuk ini dihitung 1 gerakan meskipun dilakukan secara berulang – ulang. Jadi kau melakukan 2 gerakan berturut – turut Den Bagus, pertama lenganmu, lalu gerakan jarimu. Tidak membatalkan sholat. Yang membatalkan sholat adalah jika 3 gerakan berturut – turut atau lebih.

“Kenapa jari yang lain tetap menempel di kaki (paha) Mas Don?”
Supaya lenganmu tidak ikut bergerak. Dengan menempelkan, itu membuat lenganmu tetap pada posisi diam. Jika tidak ditempelkan, maka dengan garukanmu itu menyebabkan lenganmu ikut bergerak sesuai arah garukanmu berulang – ulang. Itu sudah 3 gerakan berturut – turut atau lebih. Misalnya seperti no. 4. Semuanya ikut bergerak.

“Bolehkah yang lain digenggamkan dan hanya telunjuk saja yang bergerak?”
Boleh, misalnya seperti no. 5. Semuanya digenggam dan ditempelkan. Hanya telunjuk saja yang bergerak. Maka yang seperti itu boleh, meskipun telunjukmu bergerak berulang kali, tidak membatalkan sholat.
Kalau yang lain menggenggam, tapi tidak menempel, telunjukmu menggaruk – garuk, di situ lenganmu ikut bergerak, sudah 3 gerakan berturut-turut/lebih.
Intinya, harus ditempelkan terlebih dahulu Den Bagus. Baru satu jari saja yang bergerak, berulang – ulangpun tak mengapa selama masih 1 jari.

“Kalau dua jari yang bergerak bagaimana?”
Sudah 3 gerakan berturut – turut. Contoh ini jika gatalnya di kaki. Jika selain itu, ya menyesuaikan, tapi tetap menggunakan pedoman seperti tadi.

Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.

-masih seperti biasanya-

Kamis, 16 April 2015

Apa, Arti, Makna, dan Tujuan Hidup

"Hidup itu Apa Bang Jek?"
Hidup itu adalah bertahan dari kematian Den Bagus.
Kematian jasad dan kematian hati.
"Maksudnya bagaimana Bang Jek?"
Bertahan dari kematian jasad, ya kita kerja, supaya punya penghasilan buat makan, menyambung hidup. Kalau sakit, ya berobat. Usaha untuk sembuh.
Bertahan dari kematian hati. Hidupkan hati dengan bersyukur, Sabar narimo najan pas - pasan (Sabar menerima meskipun cukup, Ikhlas, Datengin pengajian, ikuti majlis ilmu, dan ingat mati Den Bagus. Jika sudah ingat mati, maka kau akan ingat bekal apa saja yang harus kau siapkan.
"Susah Bang Jek yang ikhlas dan yang terakhir itu."
Jangankan buat sampean dan Mas Don, buat Bang Jek sendiri saja juga susah, tapi mau apalagi.
Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-buat yang bertanya apa, arti, makna, dan tujuan hidup-

Ganjaran Pergi Ke Masjid Pakai Sepeda

"Jika pergi ke masjid untuk sholat jamaah jalan kaki, wudlu di rumah, akan mendapat ganjaran 1 langkahnya menghapus dosa, dan 1 langkah yang lain mengangkat derajat, dst. Lalu bagaimana dengan yang naik sepeda Mas Don? Apakah mendapat ganjaran menghapus dosa dan mengangkat derajat seperti yang jalan kaki?"
Aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu Den Bagus. Tapi yang jelas, ganjaran atau pahala itu sesuai dengan usahanya. Yang pakai sepeda,sesuai dengan usaha kayuhannya. Yang pakai motor/mobil, sesuai dengan usahanya beli bensin. Itu yang mencatat malaikat, dan sebaiknya jangan dibandingkan ganjaran si A jalan kaki dengan si B naik sepeda.
Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.