Senin, 31 Oktober 2016

Cara Mensucikan Setelah BAB

"Apakah menangis membatalkan puasa Mas Don?"
Tidak membatalkan selagi air matanya tidak ditelan. Jika air matanya ditelan, maka batal puasanya.

Jika masih bingung, lihat lagi yang membatalkan puasa Den Bagus, di antaranya:
-memasukkan sesuatu ke salah satu dari 5 lubang: mulut sampai ditelan, hidung, telinga, lubang kencing, lubang BAB.
-muntah dengan sengaja. Jika tidak sengaja maka tidak batal selama tidak menelan ludah yang ada di mulut setelah muntah. Yang seperti itu harus dikeluarkan semua.
-hubungan badan
-keluar mani dengan sengaja
-hilang akal
-haid
-melahirkan
-nifas
-murtad / keluar dari islam.

Apa Yang Dibaca Makmum


Di Blogku ada pertanyaan tentang apa yang dibaca makmum Den Bagus.
“Sekalian saja dibahas di sini Mas Don.”
Kita mulai ya, sambil lihat gambarnya.

Takbirotul ikhrom makmum mengikuti imam. Kemudian sunnah membaca do’a iftitah.
Pas sholat jama’ah kita pasti sering mendapati Imam setelah takbirotul ikhrom, diam dulu ya Den sebelum membaca Al-Fatihah?
“Iya Mas.”
Itu imamnya sedang membaca do’a iftitah. Makmum sunnah juga membaca do’a iftitah saat itu.

“Jika makmum masih membaca do’a iftitah tapi imam sudah mulai membaca Al-Fatihah bagaimana?”
Selesaikan do’a iftitahmu.

“Jika setelah tabirotul ikhrom imam gak diam Mas, tapi langsung membaca AL-Fatihah bagaimana?”
Tidak apa – apa, maka makmum tidak membaca Iftitah (doa iftitah sunnah). Ia mendengarkan Al-Fatihah Imam.

Langkah – Langkah Mencuci Pakaian


“Kebetulan pas hari libur Mas, mau nyuci.”
Oke Den Bagus. Yang pertama adalah pisahkan terlebih dahulu antara pakaian yang masih suci dengan pakaian yang kena najis. Letakkan di tempat yang berbeda, karena perlakuannya juga berbeda.

Pakaian yang suci langsung cuci saja, terus jemur. Selesai.
Sebelum membahas pakaian kena najis, kita samakan persepsi dulu tentang najis.

Najis itu ada tiga.
1. Najis mughollazhoh, najis berat. Contohnya najis anjing dan babi. Cara menyucikannya dibasuh tujuh kali dengan dengan air, satu basuhan diantaranya dicampur dengan debu suci. Jika pakaian kena najis jenis ini, sebelum dicuci dengan dicampur yang lainnya, maka harus dibasuh tujuh kali dengan satu diantara airnya dicampur dengan debu. Suci. Baru setelah itu dicampur dengan pakaian suci yang lain. Suci ketemu suci maka suci. Jomblo ketemu Jomblo maka seharusnya menikah. Halah salah focus. Hehe.

2. Najis mutawassithoh, najis sedang. Contohnya air kencing, tinja, madzi (kalau mani suci), darah, muntahan. Najis mutawassithoh ada dua macam:

Senin, 03 Oktober 2016

Cara Menghitung Bunga Bank dan Menghilangkannya


Coba ambil buku tabungannya masing – masing.
Lhah, kok malah bengong mentang – mentang malam minggu, hehe.
Ayo gek ndang dijupuk kono lho.
Udah?
“Udah Mas Don?”
Oke. Buka buku tabungannya, sekarang lihat halaman yang ada keterangan kode transaksi Den Bagus. Biasanya di halaman depan atau terakhir. (Lihat gambar bagian atas)
“Oke sudah ketemu Mas.”
Coba disitu kode transaksi “bunga” nomer berapa?
“Nomer 6 Mas Don.”
Oke, nomer 6 ya. Buku tabungan setiap bank kode transaksinya beda – beda ya, lihat yang kode bunganya saja nomer berapa.
Oke sekarang lihat bagian mutasi rekening.
Lihat kolom teratas, di situ ada Nomer, Tanggal, Sandi atau kode, Debet, Kredit, Saldo, dan Keterangan.
Ane jelasin Sandi atau Kode dulu.
Tapi setelah dipikir – piker gak perlu dijelasin, sudah ada keterangannya di situ. Wkwkw.
Debit ketika duit keluar, kredit ketika duit masuk.
Saldo rasanya gak usah dibahas.

Pencatatan Uang Rumah Tangga


Pernah ngalamin punya duit tapi habis begitu saja gak?
“Sering Mas Don.”
Begitu juga ane Den Bagus. Ini duit kok Cuma mampir sekejap gitu saja ya, cepet habis. Karena ane gak mau kejadian begitu terus berulang – ulang akhirnya ane melakukan pencatatan Den Bagus.
“Pencatatan Mas?”
Iya Den, mencatat pendapatan dan pengeluaran sehari – hari.
Sebut saja Laporan Arus Kas.
“Wuih, apalagi itu Mas?”
Anggap saja ringkasan penerimaan dan pengeluaran kas dari suatu kesatuan bisnis untuk periode waktu tertentu.
“Buset Mas Don bisa – bisanya ngomong begituan.”
Hehe. Ini juga belajar. Dalam hal ini kesatuan bisnisnya adalah kita pribadi atau rumah tangga, periode waktunya dibuat bulanan saja dengan detail per hari (Lihat gambar). Ini untuk pegawai atau karyawan, bagi pengusaha bisa menyesuaikan.
Kita mulai dari ‘Tarikan Tunai’
“Kenapa tidak ditulis gaji Mas?”
Gaji kan yang masuk di rekening atau diterima langsung dari Bendahara Den Bagus. Sedangkan tarikan tunai adalah uang yang ente bener – bener gunakan. Beda.

Minggu, 03 April 2016

(Embuh)

Calon suami dihadapkan pada tanggung jawab yang berat setelah ijab qobul.
Jangan diperberat lagi dengan permintaan serah - serahan yang di luar batas kemampuan, besarnya mahar, glamornya pelaminan, dan berkilaunya pakaian.
Tak perlu menghiraukan kasak kusuk poro tetanggi.
Tak perlu mencari puja dan puji.
Tak perlu gengsi.
Cukup perbaiki diri.
Cukup janji suci.
Cukup baju islami.
Semoga rumah tangga diberkahi.
Untuk kawan - kawanku, yang akan melangsungkan ikatan suci, semoga lancar tanpa gangguan berarti.
Dan teruntuk diriku sendiri, semoga cepat tahu diri.

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.

Ibu Rumah Tangga?

Pulkam kemarin bantu - bantu ibu masak di dapur ya. Bukan sebagai pemasak utama, cuma pembantu masak.
Beberapa kali saja sudah capek, ini bagaimana letihnya kalau dilakukan saban hari, belum lagi kalau ada pekerjaan lain, belum lagi ngurus anak. Mungkin laki - laki memasak dengan otot, sedangkan perempuan memasak dengan hati. Ceileh.
Kasus KDRT seharusnya tak perlu terjadi ya jika masing - masing saling menghormati, sama paham, saling mengerti peran masing - masing. Ceileh. Ya, tulisan ini memang ditulis seorang bujang, yang belum merasakan biduk rumah tangga.
Setiap bahan masakan punya perlakuan berbeda, setiap bumbu punya karakter masing - masing, begitu juga wanita. Sampai - sampai disuruh ibu untuk membaui bumbu - bumbu. Mana kunir, mana jahe. Kalau ada anak perempuan gak bisa masak, berarti ada yang salah dengan masa mudanya.

Pulang Kampung

Selesai rapat biasanya dapat nasi kotak ya. Lauknya daging, ayam, atau lauk enak yang lain. Kalau sudah begitu, biasanya ingat istri dan anak di kontrakan.
Eh ternyata baru inget, aku belum menikah. Jiah.
Biasanya, setelah acara tertentu, dapat kue - kue. Jadi inget istri dan anak di kontrakan. Maunya dibawa pulang, gak dimakan, buat mereka saja. E ... Baru inget aku belum ijab qobul. Jiah.
Keluar makan dengan rekan. Pesen ini pesen itu. Jadi inget istri dan anak di kontrakan. E... Lha dalah, baru sadar aku belum beristri.
Pas diklat, makan prasmanan ambil sesuka hati, kalau pas begitu, ingat istri di kontrakan. Sampai di kontrakan, baru sadar kalau belum ketemu jodoh. Jiah.

"Setelah sholat, ada orang yang gak mau diajak salaman bagaimana Mas Don?"

Ya enggak apa - apa Den Bagus, jangan sakit hati.
Aku punya cerita Den. Aku sholat pada sebuah masjid. Kuposisikan tubuhku di shof pertama. Kulihat ada seorang pemuda di kananku sedang tahiyat akhir sholat qobliyah.
Sholat fardhupun didirikan. Setelah salam, pemuda tadi mengulurkan tangannya padaku. Aku menyambutnya. Lalu ia mengulurkan tangannya kepada jamaah sebelahnya yang lain. Aku melihatnya, jamaah ini tidak menyambutnya Den Bagus. Tangan pemuda itu tak terbalas oleh jamah tadi. Mata jamaah tadi tidak tertutup Den, tak memejamkan mata. Melihat situasi tersebut, tangan pemuda ini dikembalikan ke posisi semula, seolah - olah akan melanjutkan dzikir.
Sholat bakdiyahpun tiba. Aku sengaja menunggunya selesai. Setelah pemuda ini berdiri, mebalik badan, melangkah, aku mencegatnya.
"Mas, tadi Masnya mengajak salaman jamaah sebelah tapi dia tidak mau ya Mas?" Tanyaku kurang lebih.
"Iya Mas," jawabnya sambil tersenyum.
"Yasudah Mas, jangan sakit hati," responku kala itu. Akupun juga tak tahu kenapa kata - kata itu keluar dari mulutku.

LDR atau Bawa Anak Istri ke Rantauan?

Malam minggu ya. Seperti biasa, paling enak ngomongin pernikahan, jiah.
Ane ini orang Jawa ya. Di Jawa itu ada pitutur "jer basuki mawa bea". Artinya untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan pengorbanan. 
Ada lagi "mangan ra mangan, ngumpul," Makan gak makan, kumpul.
Sepertinya, yang terakhir akan kugunakan setelah menikah. Makan gak makan asal kumpul. Bersama (insyaalloh) istri dan anak - anak kelak.
Orang sepertiku ini akan kesulitan jika hidup LDR Den Bagus. 
"Opo LDR itu Mas Don?"
Lungo (pergi) Dari Rumah. Meninggalkan anak istri untuk kerja, yang pulangnya sebulan atau dua bulan sekali. Lagipula ane harus realistis, tiket Makassar - Surabaya yang murah saja Rp 400.000, pulang pergi ya x2. Belum lagi transport bandara ke kampung. Itu kalau aku dapat jodoh orang Jawa Timur. Kalau dapat jodoh Orang Jogja, Makassar - Jogja sekali jalan sejutaan. Ya mau gak mau istri dan anak - anak kubawa Den Bagus. Karena kondisi dan tipikal diriku ini.
Meskipun begitu, ada juga orang yang baik - baik saja LDRan. PJKA club. Pulang Jumat Kembali Ahad, seminggu sekali. Ada yang 2 minggu sekali, sebulan sekali nengok anak istri. Ada yang bisa seperti itu, ada yang gak bisa. Semua tergantung orangnya. Semua adalah pilihan yang baik.
Dosen ane pernah bercerita Den Bagus. Ia di tinggal dan kerja di Jakarta, anak istrinya di Jogja apa Klaten ane lupa. Di rumah Jogjanya dipasang sisi tivi. 
"CCTV kali Mas Don."
Hehe, iya Den, maklum wong ndeso.

Sabtu, 09 Januari 2016

Gak Malu Sama Tunjangan



Gak Malu sama Tunjangan.
Biaya hotel, biaya penginapan, berdua dengan teman, ngelaporinnya untuk satu orang. Di kwitansinya gak ditulis berdua.
Naksi, bertiga sampai berempat sama teman, struknya gak ditulis berapa orang.
Lembur, absen tanda tangan /finger print semuanya, padahal dateng lemburnya beberapa hari. Uang lembur semuanya dibawa pulang.

Dinas ke luar kota, nglaporin nginep di hotel, padahal numpang di kosan rekan.
Pelayanan yang seharusnya gak dipungut biaya, dibilang beberapa ribu. Masuk dompet.

"Lalu sebaiknya bagaimana Mas Don?"
Sebaiknya buat catatan riwayat tugas, riwayat lembur pribadi. Mana yang hakmu, mana yang bukan hakmu.
"Jika sudah terlanjur bagaimana Mas Don?"
Hitung ulang. Keluarkan uang yang bukan hakmu, lalu berikan uang itu untuk pembangunan selokan, got, wc. Jangan disedekahin, jangan sampai masuk ke tubuh orang.
Kitab Minhajul Abidin karya Imam Ghozali: "Sesungguhnya orang yang memakan makanan harom dan makanan syubhat akan terhalang dari pekerjaan baik."

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-hati - hati memberi makan istri-

Penyaluran Zakat



"Zakat itu diberikan sendiri apa lewat badan amil zakat Mas Don?”
Boleh diberikan sendiri, boleh lewat badan amil zakat Den Bagus.
Tapi yang lebih baik adalah diberikan sendiri. Pertama, supaya tahu bahwa zakat ente benar – benar sudah diterima. 

Kedua, menyambung silaturahmi antara pemberi dan penerima. Ketiga, pembelajaran zakat atau sedekah kepada anak cucu ente kelak. Jika ente gak punya waktu, gak bisa menemukan golongan yang berhak menerima, maka ente bisa menyalurkannya ke badan amil zakat. Tapi ente lihat – lihat badan amilnya.

Jika menyalurkannya ke badan amil pemerintah, maka sudah menggugurkan kewajiban zakat karena badan amil pemerintah mewakili golongan penerima zakat. Misalnya zakat fitrah sebelum sholat ied, lalu oleh badan amil zakat pemerintah dibagikan setelah sholat ied. Maka sah zakat fitrah ente karena badan amil mewakili penerima zakat.

Lalu bedanya dengan amil zakat lembaga adalah, amil zakat lembaga tersebut diakui pemerintah. Sedangkan amil zakat pemerintah diangkat dan ditetapkan pemerintah. Jika zakat fitrah di amil zakat lembaga, maka sah / gugur kewajiban zakatnya jika zakatnya sudah benar – benar diterima golongan penerima zakat karena amil zakat lembaga adalah wakil dari pemberi zakat fitrah, bukan wakil dari penerima zakat. Jika dibagikan setelah sholat idul fitri, maka zakatnya tidak sah.

“Bagaimana jika zakat atau sedekah diberikan kepada saudara / kerabat yang masih fakir / miskin Mas Don?”
Itu lebih baik lagi. Tapi kadang sekarang ini orang – orang memberikannya kepada orang lain, selain keluarganya yang masih fakir atau miskin.
“Kenapa begitu Mas Don?”
Mungkin biar kelihatan keren saja. Kalau memberikan kepada keluarga atau saudaranya kan gak kedengeran di masyarakat. Kalau memberikan ke orang lain kan lebih kedengeran.
“Ojo suudzon ngono lho Mas Don.”
Iyo Den Bagus.
“Apakah golongan yang berhak menerima zakat fitrah sama dengan golongan penerima zakat lain seperti zakat emas, zakat perak, zakat dari penghasilan yang disiihkan?”
Ya, sama Den Bagus.

Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.
-dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat-