Sabtu, 09 Januari 2016

Gak Malu Sama Tunjangan



Gak Malu sama Tunjangan.
Biaya hotel, biaya penginapan, berdua dengan teman, ngelaporinnya untuk satu orang. Di kwitansinya gak ditulis berdua.
Naksi, bertiga sampai berempat sama teman, struknya gak ditulis berapa orang.
Lembur, absen tanda tangan /finger print semuanya, padahal dateng lemburnya beberapa hari. Uang lembur semuanya dibawa pulang.

Dinas ke luar kota, nglaporin nginep di hotel, padahal numpang di kosan rekan.
Pelayanan yang seharusnya gak dipungut biaya, dibilang beberapa ribu. Masuk dompet.

"Lalu sebaiknya bagaimana Mas Don?"
Sebaiknya buat catatan riwayat tugas, riwayat lembur pribadi. Mana yang hakmu, mana yang bukan hakmu.
"Jika sudah terlanjur bagaimana Mas Don?"
Hitung ulang. Keluarkan uang yang bukan hakmu, lalu berikan uang itu untuk pembangunan selokan, got, wc. Jangan disedekahin, jangan sampai masuk ke tubuh orang.
Kitab Minhajul Abidin karya Imam Ghozali: "Sesungguhnya orang yang memakan makanan harom dan makanan syubhat akan terhalang dari pekerjaan baik."

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
-hati - hati memberi makan istri-

Penyaluran Zakat



"Zakat itu diberikan sendiri apa lewat badan amil zakat Mas Don?”
Boleh diberikan sendiri, boleh lewat badan amil zakat Den Bagus.
Tapi yang lebih baik adalah diberikan sendiri. Pertama, supaya tahu bahwa zakat ente benar – benar sudah diterima. 

Kedua, menyambung silaturahmi antara pemberi dan penerima. Ketiga, pembelajaran zakat atau sedekah kepada anak cucu ente kelak. Jika ente gak punya waktu, gak bisa menemukan golongan yang berhak menerima, maka ente bisa menyalurkannya ke badan amil zakat. Tapi ente lihat – lihat badan amilnya.

Jika menyalurkannya ke badan amil pemerintah, maka sudah menggugurkan kewajiban zakat karena badan amil pemerintah mewakili golongan penerima zakat. Misalnya zakat fitrah sebelum sholat ied, lalu oleh badan amil zakat pemerintah dibagikan setelah sholat ied. Maka sah zakat fitrah ente karena badan amil mewakili penerima zakat.

Lalu bedanya dengan amil zakat lembaga adalah, amil zakat lembaga tersebut diakui pemerintah. Sedangkan amil zakat pemerintah diangkat dan ditetapkan pemerintah. Jika zakat fitrah di amil zakat lembaga, maka sah / gugur kewajiban zakatnya jika zakatnya sudah benar – benar diterima golongan penerima zakat karena amil zakat lembaga adalah wakil dari pemberi zakat fitrah, bukan wakil dari penerima zakat. Jika dibagikan setelah sholat idul fitri, maka zakatnya tidak sah.

“Bagaimana jika zakat atau sedekah diberikan kepada saudara / kerabat yang masih fakir / miskin Mas Don?”
Itu lebih baik lagi. Tapi kadang sekarang ini orang – orang memberikannya kepada orang lain, selain keluarganya yang masih fakir atau miskin.
“Kenapa begitu Mas Don?”
Mungkin biar kelihatan keren saja. Kalau memberikan kepada keluarga atau saudaranya kan gak kedengeran di masyarakat. Kalau memberikan ke orang lain kan lebih kedengeran.
“Ojo suudzon ngono lho Mas Don.”
Iyo Den Bagus.
“Apakah golongan yang berhak menerima zakat fitrah sama dengan golongan penerima zakat lain seperti zakat emas, zakat perak, zakat dari penghasilan yang disiihkan?”
Ya, sama Den Bagus.

Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.
-dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat-

Ketika Mas Don Makan di Restoran



Kejadiannya minggu lalu ya. Makan di lestoran sama rekan kantor. Pertama masuk seperti biasa, diberi daftar menu. Tapi list menunya beda dari biasanya. Nasi Goreng, Ayam Bakar, Sate, itu sering kita jumpai. Ini ada Sirloin, Tenderloin, Wagyu, ini apa ya?
Akhirnya tanya ke pelayan.

"Mbak, Sirloin ini apa ya? Tenderloin ini apa ya?"
Mbaknya njelasin, ternyata itu sama - sama daging sapi. Lhah. Yang bedain cuma ada enggaknya lemak. E buset, daging saja dibeda - bedain, apalagi manusia, dibedain Menurut iman dan taqwanya masing - masing.
"Sausnya Mas?"
Eh, ditanya lagi.

"Apa saja Mbak?"
"Ada blackpaper, masrum."
Aku mengernyitkan dahi. Mau makan saja ribetnya. Akhirnya milih blackpaper, karena namanya yang keren.
"Potatonya Mas?"
"Apalagi ini," dalam hati.
"Digoreng saja Mbak."
Gak berapa lama pesenan dateng. Kulihat hanya garpu dan pisau saja, ini mana sendoknya? O ternyata ini cara makan gaya barat. Pisau di kanan, garpu di kiri.
"Mas Don, kok makan pakai tangan kiri?"
Sebentar Den, simak ceritanya dulu.

Doa



"Gak bosen apa Mas, setiap hari berdo'a menengadahkan tangan begitu. Sering setelah sholat."
Eh elu tong, ya enggak bosen lah. Ngapain bosen, lha wong ane yang butuh. Do'a itu penyempurna ibadah tong. Untuk ketenangan hati.
Dari Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah meriwayatkan bahwa Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Alloh daripada do'a.

"Gak malu Mas Don?"
Lhah, ngapain malu. Doa itu bahwa kita butuh kepada Alloh. Menghilangkan sifat sombong.
"Kalau setelah sholat ada keperluan mendesak, setelah salam kita langsung pergi, apakah boleh dzikir dan doanya sambil jalan Mas Don?"
Boleh. Paling tidak istighfar dulu setelah salam sambil duduk, lalu ente beranjak setelahnya. Misal jadwal kereta atau jadwal pesawat sudah saatnya.
Justru kalau dalam perjalanan termasuk waktu yang disunnahkan memperbanyak doa tong.

Wassalamu'alaykum, dari Mas Don.
Hadist Umar dan Ibnu Abbas ra, "Rasululloh SAW ketika membuka tangan beliau untuk berdoa, beliau tidak mengembalikannya sebelum membasuh muka beliau. Riwayat Tirmidzi.