Senin, 03 Oktober 2016

Cara Menghitung Bunga Bank dan Menghilangkannya


Coba ambil buku tabungannya masing – masing.
Lhah, kok malah bengong mentang – mentang malam minggu, hehe.
Ayo gek ndang dijupuk kono lho.
Udah?
“Udah Mas Don?”
Oke. Buka buku tabungannya, sekarang lihat halaman yang ada keterangan kode transaksi Den Bagus. Biasanya di halaman depan atau terakhir. (Lihat gambar bagian atas)
“Oke sudah ketemu Mas.”
Coba disitu kode transaksi “bunga” nomer berapa?
“Nomer 6 Mas Don.”
Oke, nomer 6 ya. Buku tabungan setiap bank kode transaksinya beda – beda ya, lihat yang kode bunganya saja nomer berapa.
Oke sekarang lihat bagian mutasi rekening.
Lihat kolom teratas, di situ ada Nomer, Tanggal, Sandi atau kode, Debet, Kredit, Saldo, dan Keterangan.
Ane jelasin Sandi atau Kode dulu.
Tapi setelah dipikir – piker gak perlu dijelasin, sudah ada keterangannya di situ. Wkwkw.
Debit ketika duit keluar, kredit ketika duit masuk.
Saldo rasanya gak usah dibahas.

Kita ke bagian keterangan. Kalau tidak ada Sandi atau kodenya, biasanya transaksi apa yang dilakukan dijelasin di keterangan. Yang ada hubungannya dengan bunga bank ialah keterangan “INT”, artinya interest, yaitu bunga bank. Lihat gambar mutasi rekening nomer 6. Disitu ane contohin gak ada kode tapi di keterangan ada “INT”. Atau di kasus lain dua – duanya ada.
Sekarang cara menghitungnya:
Cari transaksi yang kode Bunga.
Lalu jumlahkan sendiri transaksi – transaksi tersebut.
Didapat sebuah nominal per periode, tergantung menghitungnya setiap 3 bulanan, 6 bulanan, tahunan, atau ketika buku tabungan sudah penuh dengan catatan ente rutin mencetak buku tabungan.
“Cara menghilangkan transferan bunga bank gimana Mas Don?”
Ada kenalan ane bilang kalau itu bisa diurus ke banknya Den, minta dihapus bunga tiap bulannya.
Atau pakai cara ane,
“Seperti apa itu Mas?”
Jumlahkan per buku tabunganmu yang transaksi dengan kode bunga atau transaksi yang keterangannya “INT.” Misal didapat nominal 5.000.
“Kenapa dijumlahkan per buku tabungan?”
Untuk kemudahan, menandai mana – mana saja yang sudah dihitung bunganya. Bisa per periode sesuai selera.
Ketika ambil duit di ATM, misal ambil duit 100.000, belikan sesuatu apa kek. Ada kembaliannya. Lalu ambil duit 5.000 dari kembalian itu dan bakarlah, dengan niat “Aku berniat membakar uang 5.000 ini sebagai uang bunga yang kuterima dari bank.”
“Kok dikit Mas cuma 5.000?”
Yak kan tabungannya sedikit, kalau tabungannya besar, bunganya bisa tembus sampai ratusan ribu bahkan lebih.
“Kalau uang bunga bank itu disedekahin boleh gak Mas?”
Jangan disedekahin dan jangan dibuat sebagai uang nafkah. Intinya jangan sampai uang tersebut masuk ke tubuh manusia.
Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.
-mending neng kene, kumpul sak bojone. Sing penting disyukuri dinikmati-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar