Senin, 31 Oktober 2016

Langkah – Langkah Mencuci Pakaian


“Kebetulan pas hari libur Mas, mau nyuci.”
Oke Den Bagus. Yang pertama adalah pisahkan terlebih dahulu antara pakaian yang masih suci dengan pakaian yang kena najis. Letakkan di tempat yang berbeda, karena perlakuannya juga berbeda.

Pakaian yang suci langsung cuci saja, terus jemur. Selesai.
Sebelum membahas pakaian kena najis, kita samakan persepsi dulu tentang najis.

Najis itu ada tiga.
1. Najis mughollazhoh, najis berat. Contohnya najis anjing dan babi. Cara menyucikannya dibasuh tujuh kali dengan dengan air, satu basuhan diantaranya dicampur dengan debu suci. Jika pakaian kena najis jenis ini, sebelum dicuci dengan dicampur yang lainnya, maka harus dibasuh tujuh kali dengan satu diantara airnya dicampur dengan debu. Suci. Baru setelah itu dicampur dengan pakaian suci yang lain. Suci ketemu suci maka suci. Jomblo ketemu Jomblo maka seharusnya menikah. Halah salah focus. Hehe.

2. Najis mutawassithoh, najis sedang. Contohnya air kencing, tinja, madzi (kalau mani suci), darah, muntahan. Najis mutawassithoh ada dua macam:



a. Najis hukmiyah, yaitu najis yang rasa,warna dan baunya sudah hilang atau tidak dapat ditangkap oleh panca indera. Contohnya celana kena air kencing, sudah kering, bekasnya tidak ada, warna tidak Nampak, yang Nampak adalah warna celananya saja, baunya sudah hilang. Cara menyucikannya cukup dengan mengalirkan air pada bagian yang kena najis.

b. Najis ainiyah, yaitu najis yang diketahui salah satu dari rasa, warna, dan baunya. Cara menyucikannya wajib dengan menghilangkan benda najisnya terlebih dahulu kemudian dibasuh sampai benar – benar hilang rasa, warna, dan baunya.
Jika terkena najis ini, sebelum dicampur dengan pakaian suci, maka harus disucikan terlebih dahulu.

Caranya bias lihat di gambar “Sucikan terlebih dahulu dengan aliran air.”
“Itu kok ada gambar mencuci piring Mas, maksudnya apa?”
Itu caranya menyucikan pakaian yang kena najis seperti mencuci piring di westafel. Ada aliran air, kita bersihkan, kita sucikan pakaiannya dengan cara dibentangkan supaya najisnya jatuh, luruh, luntur, bersama aliran air ke saluran pembuangan. Itu salah satu caranya saja.

3. Najis mukhoffafah, najis ringan. Contohnya air kencing bayi laki-laki yang belum berumur dua tahun dan belum makan makanan selain air susu ibu. Menyucikannya dengan mencipratkan air pada tempat yang terkena kencing. Disatukan dengan pakaian suci tidak apa – apa. Mau dicuci di tempat berbeda juga tak masalah.

Kencing anak perempuan yang belum makan makanan selain air susu ibu termasuk najis mutawassithoh.

“Kalau keringat bukan najis ya Mas?”
Keringat bukan najis. Maka itu termasuk pakaian suci.
“Kalau BH Mas Don?”
Eh, ada Mbak Ayu. BH kebanyakan kena keringat atau kena ASI (Air Susu Ibu), keduanya suci, bukan najis.
Celana dalam yang terkena air kencing itu najis. Sucikan dulu. Kalau celana dalam kena keringat saja itu bukan pakaian kena najis.

“Kalau mesin cuci bagaimana Mas Don?”
Untuk 2 tabung atau yang manual prinsipnya sama Den Bagus, sebelum pakaian kena najis disatukan dalam tabung mesin cuci, pakaian kena najis disucikan terlebih dahulu, baru disatukan.

Jika tidak, maka ketika pembilasan terakhir sebelum pengeringan, semua pakaian harus disucikan karena semuanya kena najis. Telah tercampur. Air yang ada di tabung mesin cuci atau air yang ada di bak/timba tidak mencukupi 2 qullah. (Dua qullah = 60 cm x 60 cm x 60 cm).

Kecuali ukuran tabung mesin cuci atau timba sebesar danau / lautan, tentu itu melebihi 2 qullah.

“Kalau mesin cuci yang otomatis bagaimana Mas Don?”
Kalau itu aku gak tahu Den Bagus, belum tahu proses yang ada di dalamnya.
Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaykum, dari Mas Don.
-suci ketemu suci maka suci, jomblo ketemu jomblo maka (seharusnya) menikah-


1 komentar:

  1. Indototo88.net - Agen Judi Togel Bola Casino Online Terpercaya di Indonesia

    Hanya dengan Minimal Deposit 50ribu & WD 100ribu sudah dapat bergabung dengan kami.
    Satu User ID sudah dapat memainkan 6 permainan yang disediakan

    Dapatkan juga Promo Menarik dari Kami
    Jangan sampai ketinggalan Yah !!

    Info Lebih Lanjut Hub Cs kami di Indototo88

    BalasHapus