Selasa, 06 Juni 2017

Salah Kaprah Puasa di Masyarakat

Kumpulan Salah Kaprah di Masyarakat:
"Apakah niat puasa harus setelah traweh?"
Tidak harus. Sudah boleh berniat puasa sejak maghrib. 
"O kukira orang gak ikut traweh gak bisa niat puasa romadhon."
Pelafalan niat puasa setelah traweh itu supaya orang ingat niat.
"Apakah batal puasanya jika mimpi basah di siang hari?"
Tidak batal. Cukup mandi janabah saja.
"Jika mimpi basah di malam hari, apakah sebelum subuh harus mandi janabah terlebih dahulu?"
Lebih baik mandi janabah terlebih dahulu. Puasanya tetap sah. Hanya saja, kalau mau makan wudlu terlebih dahulu jika masih dalam keadaan hadas besar.
Dalam Riwayat Bukhari dan Muslim : ”Adalah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bila hendak tidur sementara beliau junub membasuh kelaminnya dan mengambil wudhu sebagaimana wudhunya untuk mengerjakan shalat”. ”Adalah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam saat beliau junub dan berkehendak makan mengambil wudhu sebagaimana wudhunya untuk mengerjakan shalat.”
"Imsyak apa masih boleh sahur?"
Imsyak masih termasuk sepertiga malam terakhir. Masih boleh sahur dan solat tahajud.
"Apakah doa buka puasa " Alohumma laka shumtu....dst' itu bidngah?"
Bukan bidngah. Itu Hadist Riwayat Abu Dawud.
"Apakah niat sholat traweh harus setiap 2 rokaatnya?"
Ya, harus setiap 2 rokaat satu kali niat traweh bersamaan takbirotul ikhrom. Bukan sekali niat untuk 8/20 rokaat.
"Bagaimana menelan ludah saat puasa?"
Tidak apa - apa asal tidak ada rasa - rasanya.
"Bagaimana menelan ludah yang ada di bibir?"
Batal puasamu. Jika air ludah sudah keluar, di bibir, di tangan, tidak boleh ditelan kembali. Batal puasamu. Selama air ludahmu di dalam rongga mulut, tidak apa - apa jika ditelan.
"Puasa apa boleh memakai lipstik?"
He?
"Iya lipstik."
Lipstik yang dioleskan kalau ditelan batal puasanya.
Demikian kumpulan salah kaprah di masyarakat bagian 1. Insyaalloh kalau ada tambahan, akan ada bagian 2.
"Satu lagi Mas, apakah waktu puasa tidak boleh hubungan suami isteri?"
Enggak boleh hubungan suami isteri saat puasa, bolehnya setelah berbuka puasa. :) :) :)
Wassalamu'alaykum, dari mas don.
-he?-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar